JAKARTA,Kepemimpinan Ketua Rukun Tetangga (RT) maupun Ketua Rukun Warga (RW) di wilayah DKI Jakarta,sangatlah menentukan kemajuan suatu wilayah.
Kemajuan yang dimaksud tentunya lebih di titik beratkan kepada program – program social yang di jalankan apakah mampu memberikan rasa aman, adil dan nyaman terhadap warganya,aman dari tindakan – tindakan criminal seperti ranmor dan lain-lain. Keharmonisan serta persatuan dalam kemajemukan juga tidak bisa di abaikan, misalnya paguyuban warga yang mengakomodir musibah kematian,tidak semua warga masyarakat tergolong mampu dalam menghadapi musibah kematian.
Dimulai dari kain kafan,pemandian jenazah, mobil ambulance bahkan sampai ketitik pemakaman, lebih – lebih lagi di Wilayah DKI Jakarta mengalami kesulitan mencari tanah pemakaman semenjak kasus covid yang lalu. Untuk mengatsi semua permasalahan diatas dibutuhkan seorang ketua RW yang memiliki dedikasi tinggi,jiwa nasionalis yang kuat,kemauan untuk mengabdi demi kepentingan masyarakat sangat menentukan kesejahteraan suatu daerah.
Jika Ketua RW suatu Wilayah hanya memikirkan diri sendiri dan golongan, sudah bisa di pastikan warganya tidak akan mendapatkan rasa aman dan nyaman dalam menjalankan kehidupan sehari – hari.
Berangkat dari situ makalah wajar jika sebagian besar warga Dki Jakarta berkeinginan untuk memilih pemimpinnya secara lansung alias demokrasi,demikian juga dengan warga Bambu larangan RW 05 Kelurahan Cengkareng Barat.
Dengan Berlandaskan Hukum Pergub DKI Jakarta No 22 Tahun 2022 Tentang Rukun Tetangga dan Rukun Warga, masyarakat RW 05 telah melaksanakan kegiatan pemungutan suara pemilihan ketua RW 05, minggu 16 Februari 2025 secara demokrasi, dengan jumlah DPT 1927 jiwa.
Kegiatan Pemungutan Suara berjalan lancar,kontestasi dimenangkan oleh Musa (calon No urut 2 ),dengan perolehan suara terbanyak,yakni 543 suara (35,14 % )sementara 2 calon lainnya memperoleh suara masing – masing Sumantri S.E 487 suara ( 31,52 % ) dan Mohamad Miftah 497 suara ( 32,17 % ) dari total pemilih yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 1545 suara.
Sempat Hadir Lurah Cengkareng Barat M. Berliantoro, Sekretaris Kelurahan Cengkareng Barat Aswyne Arief Nasution M,Si.
Kasatpol PP Kelurahan Cengkareng Barat Rani dan Jajaran,Bimaspol Kelurahan Cengkareng Barat Nasir & Kosasih,Babinsa Kelurahan Cengkareng Barat Iwan & Didin serta Ketua & Wakil Ketua FKDM, serta LMK dan jajaran.
Kesuksesan acara ini tetap tidak bisa terlepas dari insiden– insiden kecil dikarenakan untuk pertama kalinya di adakan pemilihan secara demokrasi,namun hal itu tidak sampai menganggu jalannya pemilihan ketua RW 05, sebagaimana disampaikan Syamsul ( ketua Panita ). yang ditemui Media ini setelah acara pemilihan selesai.
“alhamdulilah acara pemungutan suara pemilihan ketua RW 05 Kelurahan Cengkareng Barat berjalan dengan lancar tanpa halangan yang berarti,namun tidak bisa di pungkiri kami selaku PANITIA 5 juga baru pertama kalinya mengadakan acara pemilihan sebesar ini, yang biasanya DPT paling bnyak 500 jiwa, tapi ini sampai 1927 jiwa,walaupun persiapan demi persiapan telah kita susun dengan seksama dan penuh kehati hatian,tetap saja masih ada hal-hal yang terlupakan. Tapi semua itu bisa kita jadikan evaluasi kedepannya,agar acara serupa bisa berjalan maximal,
sebagai harapan kita bersama jelasnya.
Acara dimulai dari jam 07:00 WIB s/d pukul/ Jam 20:WIB.Ini adalah salah satu contoh gejolak jiwa dari warga masyarakat yang ingin bisa hidup tenang dan damai dikampungnya sendiri.
“semoga Ketua RW yang terpilih bisa menjaga amanah yang di bebankan oleh masyarakat,dan mampu membuat warga RW 05 ini kembali kepada marwahnya,juga mampu mempersatukan masyarakat tanpa membedakan antara yang mendukung dan yang tidak mendukungnya pada saat pemilihan ketua RW 05 yang telah Berlalu lanjutnya. (S& JS )