JAKARTA| diduga Multi Sehat di Komplek Robinson, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara adalah tempat usaha dengan izin pijat kesehatan. Tapi pada kenyataannya, tempat ini justru beroperasi laiknya rumah bordil yang melayani prostitusi.
Hal ini diketahui jelas setelah Media ini melakukan penelusuran dan investigasi langsung ke lokasi. Nuansa prostitusi sudah terasa saat baru datang dan masuk ke dalam. Si penerima tamu dengan tutur kata ramah langsung menawarkan paket pijat yang tersedia, termasuk garansi kepuasaan syahwat yang didapat lewat layanan fuck job atau bersetubuh (FJ) dengan si terapis saat ditanya.
“Siang pak. Silakan pilih paket pijatnya. Semuanya tetap main, kok, kalau mau” kata si kasir.
Tawaran si kasir ini memang 100% terbukti sàat sudah berada di dalam kamar bersama terapis yang berbusana seksi dan terbuka. Tak cuma si pria yang membuka baju, si perempuan terapis juga ikut melepas busananya hingga tinggal bra dan celana dalam. Menjelang akhir pijatan, bra dan celana dalam si tetapis pun dilepas hingga face to face sama-sama bugil dengan pria yang dipijat.
Semua paket di Multi Sehat include dengan layanan foreplay hand job atau mengocok kelamin pria (HJ), blow job atau oral seks (BJ), mimi cucu (MC), petik mangga atau pijatan sensual di testis pria (PM), yang diakhiri dengan fuck job atau bersetubuh (FJ).
Praktik prostitusi terapis Multi Sehat ini juga diakui salah satu tukang parkir yang bertugas tak jauh dari lokasi.
“Semua pijat plus-plus mas di Multi Sehat. Semua orang di sekitar sini sudah tau kalau Multi Sehat itu pijat birahi. Harganya juga ga mahal,” ujarnya.
Suara Bidik Keadilan Masyarakat coba melakukan konfirmasi terkait hasil investigasi ini ke pihak Multi Sehat. Namun sayang, menurut Fransisca selaku pengelola Multi Sehat, pemilik dari usaha panti pijat ini tak bersedia melayani konfirmasi.
“ Fransiska saya bel Bos dulu kalau ada media. ” ucap Fransisca kepada Suara Bidik Keadilan Masyarakat ,Rabu,18/12/24.
Ujarnya. Ketua Umum LSM Pemantau Keadilan dan Negara ( PKN ) Monang Simanjuntak, SH.menjelaskan.” mengaku kesal dan tak senang mendengar ada praktik prostitusi terselubung di Multi Sehat. Dia juga menyebut aktivitas tersebut sebagai penyakit di masyarakat. Mesti ada gerakan tindak lanjut yang tegas dari stakeholders terkait untuk menertibkan dan menyembuhkan penyakit tersebut.
“Saya akui di Penjaringan memang banyak panti pijat yang ngelawan aturan karena mereka merasa punya uang untuk bargainning position. Kebetulan saya juga warga penjaringan jadi tahu jelas hal tersebut. Multi Sehat juga kan, masuk wilayah Penjaringan. Jadi harus segera dibenahi, ujar monang Simanjuntak meminta ke pihak kreatif jakarta utara agar menindak tegas terhadap Multi Sehat ” tandasnya. ( JS).