JAKARTA.- Sr spa di jalan Abdullah Safei RT 01 RW 1 Kel Mangarai selatan kec Tebet, Kota Jakarta Selatan. diduga Dengan vulgar Membuka praktek Prostitusi terselubung yang tidak sesuai dengan perijinan yang dimiliki terlihat menyajikan wanita muda dan seksi sangat mengoda bagi kaum lelaki hidung belang yang datang berkunjung.
Saat tim investigasi Suara Bidik Keadilan Masyarakat datang berkunjung ke Sr spa.Selasa 27/8/2024.Tadi Dini hari.
dengan menyamar sebagai tamu guna investigasi seperti yang di laporan warga masyarakat ( SiFulan) bahwa tempat spa tersebut adanya diduga prostitusi terselubung spa hanya sebagai kedok perijinannya.Tim investigasi media di layani dengan ramah dan baik. Kasir menjelaskan secara detail paket yang tersedia dan bisa di coba. Ketika tim investigasi mencoba memancing apakah di sediakan alat pengaman, kasir menjawab *k..d.m*
sudah di siapkan semua badan di jamin fresh dan segar setelah selesai.
dinas parenkraf jakarta selatan dan dinas terkait serta juga akan berkirim surat resmi ke PJs Gubernur Heru untuk segera kroscek ke lapangan atau lokasi penemuan prostitusi terselubung di wilayah Tebet Jakarta selatan tepatnya dibarisan ruko jl Abdullah safei yang rata rata tempat usaha hanya ada Sr spa yang menyediakan pijat plus-plus beraroma ‘Esek-esek, mirisnya dengan berani dan vulgar menawarkan layanan plus plus dengan sistem paket. Jika benar terbukti di lapangan silahkan segera di tutup secara permanen sesuai dengan perda DKI jakarta.
Padahal PJs Gubenur DKI Heru berkomitmen memberantas segala praktek prostitusi dan perdagangan perempuan di wilayah DKI Jakarta. Sr spa ini disebut sebut “Kebal Hukum” luput dari pengawasan Sudin parenkraf jakarta selatan.
Monang simanjuntak, SH sebagai Ketua Umum LSM Pemantau Keadilan dan Negara ( PKN ) sangat miris dengan temuan ini. Dan sangat mendukung agar di laporkan ke PJs Gubenur DKI jakarta dan dinas terkait untuk segera di kroscek kelokasi. Jika di temukan bukti harus di ambil tindakan tegas. kami akan terus ikut mengawal sampai temuan ini di tindak lanjuti dan mendapatkan tindakan tegas dari Pemda DKI jakarta.
Ketika rilis berita ini di konfirmasi ke owner atau penanggung jawab tidak memberikan respon sama sekali.( JS).