Maju Berkarya atas Dasar Kemanusiaan & Kebenaran
banner 728x250

Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba

SBKM | Thailand, Tragedi tabrakan maut antara kereta barang dan sebuah bus di Bangkok, Thailand, mengguncang perhatian publik. Fakta mengejutkan terungkap setelah polisi menyatakan masinis kereta diduga positif mengonsumsi narkoba. Kecelakaan mengerikan di perlintasan padat ibu kota Thailand itu menewaskan delapan orang dan melukai puluhan lainnya.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu sore (16/5/2026) ketika kereta barang melaju dan menghantam sebuah bus yang terjebak kemacetan di jalur rel. Benturan keras memicu kobaran api besar yang melalap sebagian badan bus. Rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan suasana mencekam saat kereta mendekat sebelum tabrakan tak terhindarkan terjadi di tengah kepadatan lalu lintas Bangkok.

Polisi Bangkok langsung melakukan penyelidikan intensif usai insiden itu. Masinis kereta yang turut mengalami luka kini resmi didakwa atas dugaan kelalaian dan tindakan mengemudi sembrono yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Tidak hanya masinis, petugas penjaga perlintasan kereta api juga ikut dijerat hukum karena diduga lalai menjalankan prosedur pengamanan di lokasi kejadian.

Kepala kantor polisi setempat, Urumporn Koondejsumrit, mengungkapkan hasil tes urine awal menunjukkan adanya kandungan narkoba dalam tubuh masinis. Namun hingga kini, pihak kepolisian belum mengumumkan jenis zat yang ditemukan. Polisi juga memperluas pemeriksaan terhadap masinis lain dan teknisi yang berada di dalam kereta guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran tambahan.

Di sisi lain, kedua tersangka membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepada mereka. Aparat kini tengah menelaah rekaman CCTV serta video milik warga untuk mengungkap kronologi sebenarnya, termasuk kemungkinan adanya kelalaian prosedur di perlintasan yang dikenal sering mengalami kemacetan parah setiap hari.

Kepala Polisi Bangkok, Siam Boonsom, menyebut kawasan tersebut memang kerap dipadati kendaraan, namun kecelakaan sebesar ini belum pernah terjadi sebelumnya. Tragedi tersebut memicu kemarahan publik Thailand dan kembali membuka perdebatan soal lemahnya pengawasan keselamatan transportasi, terutama di perlintasan sebidang yang dinilai rawan memicu bencana mematikan.(Monang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *