SBKM – Sebanyak 25 orang peserta dari berbagai unsur masyarakat bersaing dalam lomba kreasi busana yang terbuat dari daur ulang sampah di wilayah Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin.
Dalam lomba tersebut, setiap peserta mengenakan busana hasil kreasi daur ulang sampah dengan mengusung berbagai tema, seperti lingkungan, kebersihan, pakaian adat/kesukuan, None Belanda, semarak Kemerdekaan RI dan lainnya.
“Saya sangat mengapresiasi. Ternyata kita bisa memanfaatkan barang-barang yang tadi sudah jadi sampah, bisa dimanfaatkan jadi yang lebih bagus dengan kreativitas,” kata Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah di Jakarta, Senin
Iin mengapresiasi cara kreatif para peserta untuk memanfaatkan kembali sampah.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut sejalan dengan Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber, khususnya penerapan konsep 3R, yakni reduce, reuse, dan recycle.
“Di sini sudah ada 3R, berarti ada Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang). Di mana sampah anorganik yang bisa dilakukan daur ulang, bisa menjadi juga barang-barang yang berguna, bermanfaat, dan bahkan bisa jadi fashion show,” tutur Iin.
Sementara itu, Lurah Kemanggisan Tubagus Rafiudin mengatakan lomba tersebut digelar selain untuk memeriahkan HUT 81 RI, juga sebagai edukasi kepada warga mengenai pentingnya pemilahan dan pengolahan sampah.
“Ini juga sekaligus implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber,” pungkasnya. ( MS)











