Arsip Kategori: PEMERINTAHAN

Sebanyak 25 Petugas Gabungan Melakukan Pembongkaran Speedbump Rusak

 

SBKM, Jakarta,- Petugas PPSU Jelambar membongkar speedbump yang membahayakan pengendara yang melintas

Sebanyak 25 petugas gabungan melakukan pembongkaran speedbump di Jalan Hadiah Utama 2, RT 03 RW 02 Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (25/5).

Total sebanyak 3 unit speedbump di kawasan jalan tersebut dibongkar petugas dari unsur PPSU Kelurahan Jelambar, Perhubungan dan Satpol PP lantaran membahayakan pengendara yang melintas.

Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra mengatakan, kegiatan pembongkaran menindaklanjuti aduan warga terkait keberadaan speedbump rusak. Tidak hanya menggangu kenyamanan pengguna jalan, speedbump rusak itu juga membahayakan keselamatan.

“Tadi saya dapat laporan ada ban kendaraan yang bocor tertusuk bagian baut menonjol. Khawatirnya, kalau kena ban motor tidak hanya merusak tapi juga membahayakan,” katanya.

Dijelaskan Pradista, speedbump itu berbahan karet melintang sepanjang sekitar 8 meter lebar jalan dan diperkuat oleh baut besi. Namun karena kondisinya mengalami kerusakan, bagian baut menonjol melebihi karet penutup speedbump.

Tidak hanya berpotensi mengakibatkan ban rusak hingga memicu kecelakaan kendaraan, pada saat hujan speedbump juga sangat licin saat dilintasi. Alhasil, kondisi demikian rawan memicu kendaraan tergelincir, khususnya kendaraan roda dua.

Dikatakan Pradista, jalan tersebut juga tergolong ramai dilintasi kendaraan. Hal itu lantaran Jalan Hadiah Utama 2 merupakan akses alternatif warga dari arah Jalan Daan Mogot dan Jalan Tubagus Angke menuju kawasan permukiman mereka.

Karena itu, Pradista mengaku terpaksa membongkar tiga unit speedbump agar tidak memicu kecelakaan dan menggangu kenyamanan warga. Sebagai gantinya, Ia akan berkordinasi dan bersurat ke Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat untuk mengganti tiga unit speedbump tersebut dengan yang baru.

“Speedbump ini memang sejak tahun 2021 dan wajar bila dibutuhkan pergantian. Ini kita akan bersurat usulkan pemasangan baru atau bisa jadi diganti speedtrap,” tandasnya (Mon)

Prabowo Gembleng 400 Calon Pemimpin BUMN di Hambalang

SBKM, Bogor,- Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan langsung kepada sekitar 400 peserta angkatan perdana Presidential Future Leaders Program (PFLP) 2026 di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Program tersebut disiapkan pemerintah untuk mencetak generasi baru pemimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai profesional, disiplin, dan berintegritas tinggi.

Taklimat yang berlangsung tertutup itu menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat tata kelola perusahaan pelat merah melalui pengembangan sumber daya manusia unggul. Dalam program tersebut, para peserta akan menjalani pendidikan dan pembinaan intensif selama sembilan bulan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan program itu dirancang langsung atas arahan Presiden Prabowo untuk menyiapkan calon pemimpin BUMN masa depan.

“Program ini dipersiapkan untuk membentuk calon pemimpin perusahaan-perusahaan BUMN di masa mendatang,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis, Minggu (24/5/2026).

Menurut Teddy, sebanyak 400 peserta mengikuti angkatan pertama program tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas kepemimpinan di lingkungan BUMN. Ia menyebut kurikulum pembinaan dibagi ke dalam tiga tahapan utama.

Pada tahap awal, peserta akan menjalani pembentukan karakter dan disiplin selama tiga bulan. Tahap berikutnya berupa penguatan kapasitas manajerial dan kemampuan pengambilan keputusan strategis di Danantara Corporate University selama empat bulan. Sementara dua bulan terakhir diisi program magang di kementerian, lembaga negara, maupun perusahaan BUMN.

Pemerintah menilai program tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat regenerasi kepemimpinan BUMN di tengah persaingan ekonomi global yang semakin ketat. Presiden Prabowo disebut menaruh perhatian besar terhadap pembentukan pemimpin perusahaan negara yang tidak hanya kuat secara manajerial, tetapi juga memiliki loyalitas terhadap kepentingan nasional.

Sejumlah pengamat ekonomi menilai program pengkaderan seperti PFLP dapat menjadi momentum pembaruan budaya kerja di lingkungan BUMN. Namun, mereka juga mengingatkan pentingnya proses seleksi yang transparan dan evaluasi yang objektif agar program tersebut benar-benar menghasilkan pemimpin profesional dan bebas dari kepentingan politik praktis.

Momen pengarahan Presiden Prabowo kepada peserta PFLP 2026 turut dipublikasikan melalui akun media sosial resmi Sekretariat Kabinet dan sejumlah media nasional, sehingga menjadi perhatian publik di berbagai platform digital. (Bogor)